Pada Hari Sabtu - Minggu, 08-09 Februari 2025 telah terjadi Hujan disertai angin kencang diwilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengakibatkan bencana alam Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor di Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, Bima, Mataram, dan Sumbawa
Pada Kabupaten Sumbawa Barat terjadi Angin Kencang (Angin Puting Beliung) disertai hujan sedang hingga lebat yang melanda Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat pada Hari Sabtu 8 Februai 2025 dan Hari Minggu 9 Februari 2025 mulai jam 07.00 wita menyebabkan beberapa rumah warga di beberapa kecamatan mengalami kerusakan atap karena diterjang angin kencang. Selain itu, angin kencang juga mengakibatkan pohon tumbang di beberapa lokasi menyebabkan akses jalan tidak bisa dilalui dan atap rumah warga mengalami kerusakan ditimpa pohon tumbang. Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Sekongkang, Taliwang, Poto Tano, Seteluk, Brang Rea, dan Brang Ene.
Pada Kabupaten Lombok Utara Bencana Cuaca Ekstrem Terjadi di Desa Malaka Kecamatan Pemenang dan Sigar Penjalin Kecamatan Tanjung. Kejadian tersebut mengakibatkan 11 rumah mengalami kerusakan, 2 orang luka-luka.
Lombok Tengah terjadi bencana Alam Cuaca Ekstrem dan Tanah Longsor yang mengakibatkan 17 Desa Terdampak di 6 Kecamatan yaitu Kecamatan Praya Tengah, Praya Barat, Praya Barat Daya, Praya Timur, Pujut, dan Janapira. Dampak Kejadian Cuaca Ekstrem masih dalam proses pendataan sedang tanah longsor berdampak 1 unit rumah milik warga mengalami kerusakan di Desa Serage Kecamatan Praya Barat Daya.
Pada Kabupaten Lombok Timur Cuaca Ekstrem mengakibatkan 3 unit rumah mengalami kerusakan dan 1 unit bengkel di Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru. BPBD Kab. Lombok Timur Mendistribusikan bantuan logistik ke Korban terdampak
Pada Kabupaten Bima Terjadi Bencana Alam Cuaca Ekstrem dan Gelombang Pasang. Kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Langgudu Desa Karumbu, Kalodu, dan Kangga. Kejadian tersebut mengakibatkan 4 Unit Rumah rusak dan 150 m tanggul di Desa Kangga rusak akibat gelombang Pasang. Di hari yang sama pada tanggal 9 Februari 2025 Bima juga dilanda Bencana Non Alam Kebakaran Pemukiman. Kejadian tersebut terjadi di Desa Sumi Kecamatan Lambu yang merusak 1 unit rumah.
Pada Kota Mataram terjadi Bencana Alam Cuaca Ekstrem yang mengakibatkan 1 Unit rumah rusak berat dan korban melakukan pengungsian dirumah kerabat. Kejadian tersebut terjadi di Kelurahan Babakan Kecamatan Sandubaya.
Di Kabupaten Sumbawa juga terjadi bencana Cuaca Ekstrem di Desa Ropang Kecamatan Ropang dan Desa Labuhan Kuris Kecamatan Lape yang mengakibatkan 2 Rumah mengalami kerusakan dan rumah dinas dokter di Desa Ropang. 2 KK di Desa Labuhan Kuris.
Dalam Upayanya BPBD Provinsi NTB melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota dan stakeholder terkait, melakukan penyabaran informasi dan memberikan himbauan kepada Masyarakat. BPBD Kabupaten/Kota melakukan assessment dampak bencana dan evakuasi pohon tumbang,
Kami Menghimbau kepada Masyarakat, Saat ini wilayah NTB tengah memasuki puncak musim hujan, masyarakat dihimbau agar berhati –hati ketika diluar rumah serta diharapkan tidak membuang sampah pada saluran air dan membersihkan drainase untuk mengantisipasi terjadinya luapan air saat hujan terjadi. Masyarakat juga perlu mewaspadai adanya potensi terjadi hujan dan angin kencang yang dapat terjadi secara tiba – tiba
Facebook : Bpbd Ntb Prov
Instagram : @bpbd.ntb
Twitter : @bpbd_ntb
Web : bpbd.ntbprov.go.id
#SiapUntukSelamat #KitaJagaAlamJagaKita #SalamTangguh
#SalamKemanusiaan #BudayaSadarBencana
#KenaliAncamannya #KurangiRisikonya
Pusdalops-PB BPBD Provinsi NTB